Mengapa
engkau membuang harga dirimu?
Memecahkan
kaca rapuh itu
Demi
tetesan garam tak berbekas
Tunggulah
hingga auman singa mengintaimu
Seperti
ujung pedang di tenggorokanmu
Tak ampun
Belas
kasihan tak mengakuimu sebagai anak
Budakpun
tidak
Kau akan
disebut durjana
Dursila
tak bertuan
Biarlah
tuan
Aku
berpeluh
Memecahkan
kaca rapuhku
Si kecil
tak punya dosa
Lewatkan
dosaku saat ini
Demi
nyawa kecil
Biarlah
tuan
Aku disebut dursila
Agar si
kecil bisa meminta
Dan jadi
orang berguna
Tidak ada komentar:
Posting Komentar